Istilah yang Wajib Diketahui dalam Pembuatan Sabun

sabun buah

Industri kecantikan, khususnya sabun, sudah sangat berkembang. Tidak hanya pabrikan besar, bahkan sekarang ibu rumah tangga pun bisa membuat berbagai macam sabun, mulai dari sabun buah, sabun bunga, sabun kopi hingga sabun dengan bahan tradisional lainnya.

Proses pembuatan sabun memang tidak terlalu sulit. Siapapun bisa membuatnya. Namun, sebelum mulai memproduksi sabun, tentu Anda harus memahami istilah dalam pembuatan sabun serta bahan-bahan yang digunakan. 

sabun buah

Saponifikasi

Bahan wajib yang harus ada di dalam pembuatan sabun adalah larutan alkali dan minyak. Keduanya akan dicampur sehingga menghasilkan sabun serta gliserin. Proses kimia yang muncul ketika larutan alkali bertemu dengan minyak inilah yang disebut dengan saponifikasi.

Sap Value

Untuk mengubah minyak menjadi sabun tentu dibutuhkan alkali dengan jumlah tertentu. Jumlah ini bisa berbeda-beda, sebab nilai saponifikasi minyak juga berbeda. Ada banyak jenis minyak, mulai minyak kelapa hingga beeswax dan tiap minyak memiliki nilai saponifikasi sendiri-sendiri. Nilai saponifikasi inilah yang disebut dengan sap value. 

Trace

Proses permulaan dari saponifikasi disebut dengan trace. Proses ini bermula ketika larutan alkali bertemu dengan minyak. Setelah dicampur, keduanya harus diaduk agar bisa melebur sempurna. Jika diaduk secara konstan dan terus menerus maka akan terjadi perubahan bentuk.

Campuran yang semula berupa cairan dan berdiri sendiri-sendiri akan sedikit demi sedikit tercampur dan menjadi satu kemudian semakin mengental. Sebelum dituang ke cetakan biasanya akan dicampur juga dengan bahan tambahan lain seperti ekstrak buah-buahan maupun buah-buahan kering, kopi maupun bahan lainnya.

Curing

Setelah campuran larutan alkali dan minyak mengental dan masuk ke cetakan, maka semakin lama akan memadat. Tetapi walau sabun sudah padat, tidak bisa langsung digunakan. Anda harus menunggu selama 2 hingga 4 minggu, tergantung dari bahan yang digunakan serta besarnya ukuran sabun.

Hal ini disebabkan masih ada kandungan alkali bebas setelah proses saponifikasi. Maka harus ditunggu hingga larutan ini menguap dan sabun benar-benar bebas dari larutan ini. Untuk mengetahui sudah hilang atau belum larutan alkali ini, perlu dilakukan tes pH secara berkala.

 

Membuat sabun buah, bunga maupun bahan lainnya sebenarnya tidak sulit. Tapi memang untuk pemula harus banyak belajar dan mencoba. Agar aman dalam proses pembuatan sabun, Anda harus selalu menggunakan sarung tangan dan kacamata khusus agar kulit tidak melepuh terkena larutan alkali.